SKRIPSI vs “PW”


Suatu ketika pertama masuk universitas terbersit semua asa dalam angan bahwa apapun yang mengahadang di depan maka semuanya harus kita jalani dengan berani. “Kuliah, Paper atau Makalah, Penelitian, Skripsi pasti semuanya bisa aku atasi”. Itulah mungkin arogansi-spirit kita ketika kita menjabat sebagai maba atau mahasiswa baru di kampus. Kenapa sy sebut “arogansi”??? karena tatkala asa dah asyik masyik bersama dengan waktu, spiritpun mulai menemukan titik “wuenaknya” atau lg menemukan “PW”nya (Posisi Wuenak) yang membuat kita enggan tuk melakukan napak tilas terhadap file-file arogansi spirit premature kita pada saat berada di depan “gerbang universitas” tadi.

Begitu pula arogansi para “calon malaikat Negara” yang memberikan eksplanasi terhadap janji-janjinya kelak di alam pemerintahan, yang dalam tiap kesempatan penuh asa dan harapan tapi tatkalah udah dapat “PW” wah ga’ tau dech masih mau mikirin orang-orang terjanji atau malah dah sengaja dilupakan, kasian ya sudah terjanji di awal eh malah terlupakan akhirnya heheheeh akankah kita selalu mau memilih pemimpin yang pelupa???? So hati-hati memilih 2014 mendatang ya….. Biasanya PW mereka temukan tatkala sudah menjadi “malaikat Negara” yang di mana mereka temukan hal yang mereka bayangkan dalam arogansi-arogansi prematurnya yang mereka implementasikan dalam “janji-janji surge”, ternyata tidak seperti yang mereka bayangkan. Tuk mengingat arogansinya sendiri ya manusiawi pasti mereka malu (karena ga bisa ngapa-ngapain hhehehe)  tapi kok tuk meninggalkan posisi sebagai “malaikat” kok pada enggan ya??????

Back to laptop!!!!

Ya di kalangan akademisi juga begitu halnya dikarenakan tiap dimensi kehidupan itu ada “PW” nya, ya hati-hati aja terhadap sesuatu yang wuenak-wuenak…hehehhehe…flashback, mmmmm mungkin setiap orang sering melakukannya, tapi mengambil pelajaran dari hasil flashback tersebut sangat susah tentunya secara psikologis. Banyak dari kita yang sadar bahwa langkah yang kita rajut saat ini akan berkontribusi minim terhadap masa depan kita tapi what can I do????? Contohnya: sebagai mahasiswa semester akhir banget (hehhehehe) sering terkendala terhadap penundaan mengerjakan skripsi karena berbagai alasan. Tapi toh setelah diselidiki menunda skripsi itu wueak loh ternyata karena bisa santai dan jauh dari masalah (bener ga’????) hehehhe don’ t  try this at home…tapi andai kita sadari “keenakan” yang kita dapatkan jika mengerjakan skripsi dengan tepat waktu tanpa penundaan wah pasti semua orang mau cepat menyelesaikan skripsinya (hahhahaha aku mau juga dong) dengan kata lain menunda skripsi itu ada wuenaknya yang bersifat statis doang (wuenaknya kecil ), but menyelesaikan skripsi dengan cepat tentunya wuenaknya besar loh……hayo mau pilih mana?? Wuenak yang kecil atau wuenak yang besar???? You are the decision maker of your own….sekali lagi tuk mengingatkan PENUNDAAN BUKAN HANYA TERJADI KARENA ADA NIAT PELAKUNYA TAPI JUGA KARENA ADANYA KESEMPATAN….hahahahaha..ayo nulis skripsi yuk teman-teman…

Prapaham terhadap angan dan cita-cita boleh-boleh saja dengan syarat tetap konsisten dan tidak terpengaruh jika sudah mendapatkan “PW”. Tuk pejabat terpilih jangan lengah pada posisi wuenak ya, kasian rakyat yang sudah lama nungguin perubahan..ok..Skripsi oh skripsi I am coming soon…

Salam Hangat,

Haeril Halim

English Department 05 Unhas Makassar

“We are free to know everything, but we don’t have a freedom to do every single thing because sometime what you want is not what you need”