Summari Tafsir Al Misbah Episode 20 Ramadhan


gak terasa kita sudah kita di episode 19 ramadhan, semoga puasa kita diterima di sini Allah SWT..amin..ok untuk episode kali ada beberapa hal penting yang bisa kita share dari pembahasan program tafsri Al Misbah:

1. Konsistensi itu milik siapa saja, tak terkecuali orang kafir yang selalu konsisten untuk berpaling dari ajaran Allah SWT. Allah mengibaratkan dalam Al Qur’an bahwa walaupun dikumpul semua tanda-tanda kebesaran Allah dan sekalipun dikumpul semua orang-orang yang telah mati untuk bersaksi atas ke besaran Allah maka mereka akan tetap konsisten untuk tidak percaya bahkan cenderung menjauh. Itu dikarenakan karena mata hati mereka yang telah “buta”.

2. Sebagaimana Pieer Bourdeu seorang filsuf prancis mengatakan bahwa bahasa adalah di dunia ini adalah panggung kontestasi antara yang kuat dan yang lemah, begitupun juga dalam Al Qur’an digambarkan bahwa hidup ini adalah kontestasi antara kebaikan dan keburukan. Bedanya dalam teori Bourdeau yang kuat yang akan memenangkan kontestasi sedangkan Al Qur’an tidak melihat kekuatan sebagai penentu kemenangan melainkan hakikat kemenangan itu sendiri adalah kebenaran, baik tanpa kuasa atau kekuatan yang sesungguhnya adalah fana.

3. Dalam menggoda manusia untuk melakukan kejahatan setan selalu menggunakan kata-kata manis untuk membumbui pikiran manusia agar terlena dengan ajakannya yang sesat. Inilah yang membuat saat ini banyak diantara manusia yang bangga akan sesuatu perbuatan buruk yang dilakukannya.

4. Dalam Islam dikenal suara terbanyak sebagaimana dalam demokrasi. Cuma yang membedakannya adalah Islam tidak mengenal suara terbanyak yang dilakukan oleh pemimpin yang tidak capable untuk mengambil keputusan. Jadi untuk menerima keputusan dengan suara terbanyak harus memperhatikan aspek siapa yang mengambil keputusan itu kalau mereka capable dibidang tersebut maka itu akan menjadi labih baik. Pengibaratannya, dalam sebuah rumah tangga yang beranggotakan 7 orang, ayah dan ibu dan 5 anaknya. suatu hari mereka memutuskan untuk pergi berkemah pada musim hujan, maka keputusan terbanyak yang diambil pada waktu itu adalah 5 suara dari anak-anak mereka yang setuju untuk pergi berkemah sedangkan kedua orang tua mereka tidak setuju. Suara terbanyak di sini tidak patut untuk kita ambil dikarenakan ke 5 anak tersebut mengambil keputusan untuk pergi camping pada musim hujan dikarenakan ketidaktahuan mereka akan kondisi pegunungan pada saat musim hujan yang tentunya sangat berbahaya untuk keselamatan mereka. Sebaliknya keputusan kedua orang tua tersebut adalah tepat dan wajib untuk diikuti karena mereka mengambil keputusan berdasarkan pengalaman mereka tentang kondisi pegunungan pada saat musim hujan. Jadi poin penting di sini adalah tidak selamanya keputusan dengan suara terbanyak itu baik tergantung siapa yang mengambil keputusan tersebut apakah mereka capable or not.

Sekian tuk summari kali ini..see you tomorow..wassalam..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

BERBAGI PENGALAMAN: PENGALAMAN PERIODIK IELSP (TAHAP 1)


Sebagaimana hidup adalah sebuah proses maka seluruh proses yang ada di dalam hidup ini harus kita sadari sebaik mungkin untuk bisa menghidupi hidup ini dengan penuh kesadaran. Sebagai seorang mahasiswa tentunya mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri adalah salah satu harapan yang bisa membuka mata kita akan dunia ini agar bisa lebih “open minded”. Ada berbagai macam kesempatan yang ditawarkan seperti beasiswa pendidikan setingkat S1, S2, S3 dan juga beasiswa short course yang biasanya berlangsung sekitar dua bulan.

Sebagai alumni International English Language Study Program atau lebih popular dengan sebutan IELSP yang mendapatkan kesempatan belajar bahasa inggris dan kebudayaan Amerika di Ohio University selama dua bulan, saya berkewajiban secara moral untuk berbagi informasi tentang IELSP kepada teman-teman yang lain yang belum dan yang ingin mengetahui IELSP lebih lanjut. Program full-funding-short-course ini disponsori oleh United States Department of State. Untuk informasi lebih lanjut tentang IELSP teman-teman skalian bisa mengungjungi website http://www.iief.or.id. Selain IELSP di webiter tersebut kalian bisa mendapatkan beragam informasi mengenai beasiswa lainnya dan berbagai program khusus dan training diselenggarakan oleh IIEF.

Sungguh bagi saya pribadi pengalaman IELSP adalah salah satu yang terbesar dalam hidup saya yang akan terus memacu saya untuk selalu mendapatkan yang terbaik. Pengalaman berburu beasiswa adalah salah satu fase hidup seorang mahasiswa yang ingin mengecap pendidikan di luar negeri. Dan pada akhirnya jika berhasil mendapatkan beasiswa yang kita impikan tentunya itu bukan hasil akhir yang harus kita berpuas akannya dan tidak melakukan apa-apa lagi. Mendapatkan beasiswa adalah reward terhadap fase hidup kita dan hal tersebut sebagai pemicu tuk lebih baik lagi di fase-fase berikutnya.

Sebagaimana pengalaman IELSP itu bagi saya sebagai pengalaman periodic, bukan sesuatu yang instan maka dibutuhkan keseriusan dan usaha yang sungguh-sungguh untuk mendapatkannya. Untuk itu di positngan kali ini saya akan berbagi pengalaman secara periodik juga mulai dari tahap mendapatkan informasi, proses mengerjakan aplikasi, mengirim aplikasi, menunggu pengumuman interview, sebelum interview, setelah interview, dan persiapan sebelum berangkat serta masih banyak lagi. Untuk itu kita mulai saja dari yang pertama:

1. Mendapatkan Informasi
Mendapatkan informasi secara rutin adalah sangat penting dalam mencari beasiswa. Ada beberapa cara mendapatkan informasi yaitu melalui website, teman, para alumni beasiswa tersebut dan melalui pamphlet yang ditempel dipapan pengumuman di kampus-kampus. Rajin-rajinlah mencari informasi dari beberapa sumber tersebut. Untuk informasi mengenai IELSP kalian bisa mendapatkan infonya melalui website http://www.iief.or.id. Juga kalian bisa mendapatkan info IELSP dari teman-teman yang mungkin pernah membaca atau mendapatkan informasi mengenai IELSP sebelumnya. Atau cara terampuh yang lebih baik adalah mengubungi alumni-alumni IELSP di wilayah kalian. Khusus untuk Makassar kalian bisa dengan mudah mendapatkan infomasi dari para Alumni IELSP Makassar yang tersebar di berbagai kampus di Makassar diantaranya itu di kampus Universitas Hasanuddin, UNISMU, dan UIN. Untuk wilayah Makassar khususnya Unhas kalian bisa menanyakan seputar IELSP kepada saya bisa melaui blog ini, bisa juga via email haeril_halim@yahoo.com, atau via akuan fb saya “Haeril Halim”. Untuk emergensi dan quick respon kalian bisa menghubungi saya di nomor ini 08981553616. Jangan lupa kalau mengirimkan pesan cantumkan nama dan asal kalian biar komunikasinya lebih lancar.OK
Untuk mendapatkan formulir kalian bisa menguploadnya lansung di website http://www.iief.or.id atau bisa menghubuing saya via email diatas dan segera saya akan mengirimkan formnya ke email kalian.

Eits, gak terasa sudah mau buka puasa, ya terpaksa deh sampai di sini dulu postingannya. Sampai jumlah di PENGALAMAN PERIODIK IELSP TAHAP DUA..ok

Salam Hangat,
Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

Summari Program Tafsir Al Misbah Episode 19 Ramadhan


Berikut ini beberapa poin penting episode 19 Ramadhan:

1. Beberapa orientalis mengatakan bahwa Al Qur’an itu jiplakan Muhammad dari kitab-kitab terdahulu. Sesungguhnya apa yang mereka katakana sebagai jiplakan adalah karena sumber semua kitab suci agama samawi yaitu Allah SWT. Sesungguhnya itu bukan ciplakan tapi penekanan esensi yang dilakukan Rasulullah berdasarkan kontek sosialnya pada waktu itu. Dengan logika sederhana, ada dua orang menggambar pantai losari dengan kualitas gambar yang hampir sama sesungguhnya kedua orang tersebut tidak saling mencontek satu sama lain melainkan menggambar dari suatu sumber yang sama. Bahkan orang kafir pada waktu itu menuduh Al Qur’an berisi omong kosong dari nenek-nenek mereka terdahulu.

2. Janganlah memaki orang-orang yang menyembah selain Allah karena itu bisa menjadi sebab mereka memaki Allah. Prinsip dalam dakwah adalah jangan pernah memaki dan mengklaim seseorang kafir atau mengklaim seseorang masuk surge karena prinsip damai adalah cirri khas agama Islam.

3. Segala perbuatan manusia akan dihizab walaupun itu sebesar biji Zarrah.

4. Dendam akan selalu menghasilkan dendam dan tak akan pernah terselesaikan.

5. Skil berkomunikasi adalah salah satu keterampilan dalam menolak kepada kemaksiatan atas nama pertemanan atau kekeluargaan yang kadang dilakukan oleh sekelompok orang. Contohnya pada suatu pesta atas nama pertemanan atau kolega kita dianjurkan untuk meminum seteguk anggur, maka tolaklah dengan cara baik-baik dengan menjelaskan kepada mereka bahwa agama kita melarang untuk mengkomsumsi khamar. Sesungguhnya teman yang baik adalah mereka yang mengerti terhadap apa yang kita yakini.

6. Allah ingin kita percaya kepadaNya atas dorongan hatinya yang ihklas.

Sekian..wsslm..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

Summari Program Tafsir Al Misbah Mengenal Surah Al An’Anm Episode 18 Ramadhan


Adapun poin-poin penting episode kali ini yaitu:

1. Allah Maha Kuasa, KeMahakuasaanNya meliputi seruluh alam semesta. Maka itu gunakanlah tanda-tanda kekuasaan Allah tersebut untuk beribadah kepadanya dengan begitu kita bisa membuktikan kebesaran Allah.

2. Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan.

3. Allah itu sangat dekat walaupun sangat besar dan luas keMahaKuasaannya.

4. Perlakukanlah alam dengan sebaik-baiknya sehingga alam bisa memperlihatkan rahasia-rahasianya kepada kita. Allah menyimpan banyak rahasia di alam, untuk itulah manusia dituntut untuk selalu belajar dan belajar tentang alam ini.

5. Salah satu cara memperoleh rahasia alam yaitu dengan “iqra” atau dengan cara membaca. Bacalah dalam konteks ini terkait erat dengan kegiatan meneliti untuk mengatahui alam ini lebih jauh serta bisa menjaganya dengan sebaik-baiknya.

6. Jin itu ada banyak jenisanya. Secara garis besar mereka terbagi dua yaitu jin taat dan jin durhaka. Mereka hidup bermasyarakat layaknya manusia dan juga terdiri atas laki-laki dan perempuan untuk bisa berkembang biak. Awalnya iblis itu meminta untuk memperoleh posisi setara dengan malaikat dan Allah mengabulkan permintaanya tapi tatkala Allah menyuruh mereka berdua jin dan malaikat untuk sujud maka jin iblis menolaknya. Jadi manusia yang bersikap pembangkan diibaratkan seperti iblis yang suka membangkan.

Sekian tuk summari kali ini sampai jumpa besok..wassalam..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

Summari Tafsir Al Misbah Episode 17 Ramadhan


berikut adalah poin-poin penting episode 17 ramadahan:

1. Al Qur’an adalah rahmat sekaligus peringatan bagi mereka penduduk dan yang menuju “ummul qura”. Kata “ummul qura” digunakan untuk menggambarkan status kota mekkah pada saat itu yang menjadi pusat segalanya. orang-orang berbondong-bondong menuju makkah.

2. Hal tersebut di atas dibuktikan oleh penelitian mutakhir yang menyatakan bahwa makkah itu pusat dunia dan inilah yang menjadi perdebatan saat ini untuk menjadikan makkah sebagi pusat dunia melalui MMT, Makkah Mean Time untuk menggantikan GMT London.

3. Begitupun umat muslim sejak dipindahkannya kiblat ke Mekkah maka kota tersebut menjadi kiblat seluruh umat muslim untuk melaksanakan sholat. Tidak hanya itu, makkah juga pusat penyelenggaraan ritual haji yang diturunkan oleh nabi Ibrahim. Jadi apa yang dijelaskan al Qur’an tentang makkah sebagai “ummul qura” masih bertahan hingga saat ini bahkan diperkuat oleh sejumlah penelitian mutakhir bahwa makkah sebagai kawasan strategus tuk menjadi pusat dunia.

4. Al Qur’an juga digambarkan sebagai Hudanlinnas atau petunjuk bagi semua mahluk. Tapi ironisnya ada sebagian orang yang menolak petunjuk tersebut dan ada juga yang cuman sekedar mengetahuinya tanpa meyakininya seperti kalangan ilmuan yang mempelajari Al Qur’an dengan seksama tapi tidak sedikit juga dari mereka yang mendapatkan hidayah dari usahanya melakukan penelitian terhadap Al Qur’an.

Sekian tuk summari kali ini..wassalam..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

Summari Tafsir Al Misbah Episode 16 Ramadhan


berikut adalah summari episode 16 ramadhan:

1. Dalam Al Qur’an Allah menggunakan kata “habita” untuk memetaforkan orang yang beribadah kepadanya tapi tidak dengan keihklasan. Ini bisa diibaratkan sebagi penyakit yang menimpa bianatang yang membuat mereka nampak gemuk tapi kegemukan mereka itu sesungguhnya penyakit yang akan membuatnya sengsara. Itulah pengibaratana orang yang beribadah yang pamrih tanpa niat yang ihklas untuk mendapatka ridho Allah SWT. Golongan ini banyak beribadah dan menolong orang lain hanya karena untuk mendapatkan penghargaan dari sesama manusi bukan untuk mendapat ridho Allah SWT. Dimata-orang-orang awam orang sepeti ini sangat mulia tapi sesungguhnya di mata Allah mereka tidak lebih dari binatang berpenyakitan tersebut diatas.

2. Kitab suci yang kepadanya seluruh muslim wajib menjadikannya sebagai panutan yaitu kitab suci agama samawi yang dibawa oleh rasul-rasul pilihan Allah. Sesungguhnya seluruh ajaran kitab suci tersebut telah terangkum dalam kandungan Al Qur’anul karim. Maka memedomani Al Qur’an berarti juga telah memedomani rasul-rasul Allah tersebut.

3. Hikmah dijelaskan oleh Allah dalam Al Qur’an sebagai hal yang menghalangi kita untuk berbuat buruk. Allah memberikan hikmah bagi mereka yang mau menerima hikmah, adapun banyak dari golongan manusia yang menolak tuk mendapatkan hikmah karena perbuatan mereka.

4. Rasulullah SAW. memedomani keistimewaan nabi-nabi sebelumnya bahkan menghimpun perilaku tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Diantara keistimewaan tersebut adalah kecerdasan seperti yang dianugrahkan kepada nabi Sulaiman dan Daud. Pedoman tentang kesabaran beliau dapatkan dari nabi Nuh. Ketegasan beliau merupakan perwujudan dari pembelajaran beliau atas ketegasan nabi musa. Ketulusannya didapatkan dari sifat nabi Yunus dan sikap lemah lembut beliau dapatkan dari sikap lemah lembut nabi Harun.

5. Dakwah itu bukan sesuatu yang dapat diperjualbelikan.

6. Allah menganjurkan kita sebagai orang awam untuk bertanya kepada orang yang lebih tahu tentang ilmu Allah seperti soal agam kepada para ulama. Ulama dalam konteks ini adalah mereka yang sangat memahami ajaran Islam dan dapat memberikan bimbingan kepada umat muslim.

Sekian tuk summari kali ini sampai jumpa besok..wassalam..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

Summari Tafsir Al Misbah Mengenal Surah Al An An’Anm Episode 15 Ramadhan


Summari episode kali ini ada beberapa poin yaitu:

1. Penolakan umat nabi ibrahim dari kaumnya atas ajaran yang dibawanya. Bahkan nabi Ibrahin Alaihissalam mendapat ancaman dari orang-orang sesamannya waktu itu karena ajaran yang dibawa nabi Ibrahim sangat memukul telak ajaran-ajaran nenek moyang mereka yang telah lalu. Nabi Ibrahim mencoba meyakinkan bahwa ajaran yang dibawanya itu murni berasal dari Tuhan sedangkan ajaran nenek-nenek moyang mereka terdahulu itu buatan nenek moyang mereka sendiri yaitu berhala-berhala sembahan mereka. Nabi Ibrahim dengan berani atas ancaman bencana dari apa yang dikatakan orang-orang sekitarnya waktu itu bahwa nabi Ibrahim akan mendapat bencana dari tuhan-tuhan berhala mereka.

2. Ibrahim adalaj pionir ajaran tauhid diantara nabi-nabi itulah mengapa Ibrahimi disebut bapak nabi-nabi. Itu juga alasan mengapa setiap kita bersalawa kepada Rasulullah dalam sholat pasti menyebut juga sholawat atas nabi Ibrahim A.S. Nabi-nabi sebelumnya juga mengajarkan ajaran tauhid tapi tidak sejelas ajaran tauhid yang dibawa oleh Ibrahim.

3. Dalam hal rejeki atau karunia Allah tidak membedakan antara mahluk satu dengan mahluk lainnya. Jangankan manusia seeokor burungpun Allag beri bimbingan unutk mencari rejeki setiap harinya untuk kelangsungan hidup mereka. Sesungguhnya semua mahluk Allah mendapat petunjuk tinngal mereka yang memutuskan mau menerima atau tidak petunjuk yang diberikan oleh Allah.

4. Yakinlah bahwa segala sesuatu itu berdasarkan ketetapan Allah. Jika kita mendapatkan musibah atau cobaan hal yang pertama yang harus kita lakukan adalah mencari penyebab kenapa sehingga kita bisa terkena musibah tersebut, dalam hal ini bukan mencari kambing hitam tapi berusaha mencari hal-hal yang membuat kita bisa mendapatkan cobaan dari Allah, boleh jadi itu semua karena dosa-dosa kita selama ini.

5. Nalar hanya menguatkan apa yang hati yakini bukan sebaliknya. Hal ini mengindikasikan keterbatasan akal pikiran manusia. Karena keterbatasannya tersebut maka Allah cuma memerintahkan umatnya mengucapkan Alhamdulillah untuk menunjukkan rasa syukur. Karena sesungguhnya nikmat Allah apabila kita ingin memikirkannya dengan akal pikiran maka sesungguhkan akal pikiran kita tidak mampu menjangkau semuanya kecuali hanya sedikit.

6. Rasa aman adalah salah satu aspek fundamental dalam hidup. Dengan rasa aman seorang yang sakitpun bisa akan senang menjalani sakitnya sedangkan walapun kita sehat walafiat tapi tapi jauh dari rasa aman maka semuanya akan terasa hambar. Begitu pentingnya kita merasa aman dalam hidup ini. Salah satu cara untuk mendapatkan rasa aman yaitu menjauhi perbuatan dosa.

Sekian tuk summari kali ini..Wslm..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

SUMMARI TAFSIR AL MISBAH MENGENAL SURAH AL AN’ANM EPISODE 14 RAMADHAN


Berikut adalah poin-poin penting di episode 14:

1. Kepemilikan mutlak Allah SWT atas apa yang ada di langit dan di bumi. Dan manusi sebagai khalifah di dunia ini wajib menjaga keseimbangan segala ciptaan Allah SWT untuk kehidupan bersama.

2. Umat nabi Ibrahim pada masa lalu ikut ajaran yang dibawah oleh nabi Ibrahim tapi tidak mengesakan Allah SWT.

3. Tingkatan yakin ada tiga yaitu
a. Ilmul Yakin : Keyakinan ini bisa dianalogikan dengan orang yag belum pernah ke Jepang tapi yakin bahwa Jepang itu ada.
b. Ainul Yakin : Ibarat seorang yang sudah ke Jepang kemudian yakin bahwa Jepang itu ada. Yakin setelah merasakan tanda-tanda kebesaran Allah.
c. Hakkul Yakin : Jenis yang ke tiga ini keyakinan yang paripurna meyakini Allah dengan segala ketulusan hati tanpa harus melihat Allah secara kasat mata.

4. Allah berfirman dalam Al Qur’an “Saya menghadapkan “wajahku” kepada hambaku yang bersujud kepadaku”/ inni wajjahtu wajahiya….”. menurut para ulama terdahulu kalimat ini tidak memberi kesan bahwa Allah itu menempati ruang dan waktu . Firman ini menegaskan totalitas kekuasaan Allah yang datang dari sudut manapun hambanya mengarah.

5. Allah berfirman “bacalah dengan nama tuhanmu yang maha mencipta”. Dari firman ini Allah menarik perhatian kita dengan kata “mencipta”. Hal ini mengindikasikan kepada kita bahwa kita dituntut untuk mengeali Allah dengan melalui ciptaannya.

6. Umat terdahulu diajarkan oleh nabi mereka denga seruan “sembahlah tuhan kamu”. Penggunaaan kata kamu karena tingkat intelektual umat pada saat itu sangat rendah. Sedangkan setelah agama samawi turun yang dibawa oleh Ibrahim dan Rasulullah seruan tersebut meluas seiring berkembangnya kemampua berfikir umat dengan seruan “Serulah kalian kepada Tuhan pencipta Alam semesta”. Di sini manusia dituntut untuk mengenali Allah melalui ciptaannya yang ada di langit dan di bumi.

Sekian tuk summari kali ini..Wslm..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

POIN-POIN PENTING PEMBAHASAN TAFSIR AL MISBAH MENGENAL SURAH AL AN’ANM EPISODE 13 RAMADHAN


Hi, guys! Apa kabar? Puasa lancarkan? InsyaAllah puasa kita semua lancar ya. Episode kali membahas seputar ajaran Al Qur’an tentang tatacara bergaul yang baik. Berikut adalah poin-poin pentingnya:

1. Al Qur’an adalah rahmatan lilamin atau rahmat bagi alam semesta. Al Qur’an mencakup semua hal tak terkecuali tentang tata aturan bergaul dalam kehidupan kita. Islam tidak pernah membatasi umatnya dalam bergaul. Islam menganjurkan umatnya untuk bekerja sama dengan siapapun dalam kebajikan dan melarang umatnya bekerja sama dengan siapapun dalam kefasikan sekalipun dengan sesama muslim sekalipun.

2. Al Qur’an memandang semua umat beragama baik untuk dijadikan teman asalakan mereka konsisten degan agamanya kerena semua agama samawi mempercayai adanya wujud Tuhan yang maha Esa, mempercayai terhadap hari akhir, terdapat ritual antara hamba dan Tuhannya sebagaimana sholat dalam Islam adalah media untuk berkomunikasi dengan Tuhan.

3. Dalam berteman kita diberi tugas untuk saling mengingatkan kepada sesama manusia bagi mereka yang melanggar ajaran agama. Dalam saling mengingatkan tidak harus dengan “urat” atau tensi yang tinggi. Juga tidak harus menyebutkan ayat-ayat Al Qru’an dalam mengingatkan. Cara terbaik dalam mengingatkan sesama yaitu dengan perbuatan menjaga perbuatan kita yang sesuai dengan nilai-nilai islam dan dengan cara itu orang lain bisa mencontohi apa yang kita lakukan.

4. Al Qir’an memangdang penting nilai sebuah waktu oleh karena itu kita dianjurkan untuk menggunakan waktu sebaik mungkin karena waktu tidak dapat diputar kembali.

5. Banyak yang beranggapan dalam dalam menciptakan segala sesuatunya dengan kata “kun fayakun”. “Kun Fayakun” adalah ekspresi metaporis yang menggambarkan kebesaran Allah dalam menciptakan bumi ini beserta isinya dengan sangat cepat hanya dalam sekejap. Hal ini ditandai dengan makna “kun” yaitu sangat cepat ataua singkat. Jadi kita jangan salah paham dengan kata tersebut.

6. Ciri teman yang baik adalah sedikit memuji dan banyak memberi nasihat.

7. Agama Islam mengakui perbedaan umat dari segi budaya dan agama. Islam tidak mengingkari keberadaan mereka. Dalam pandangan pluralisme semua agama disamaratakan atau dianggap sama dalam ajaran tapi sebenanarnya mereka saling berbeda dalam esensi penyembahan Tuhan. Pluralisme seharusnya tidak memasuki wilayah ini. Islam mengakui pluralisme dengan mengakui keberadaan agama lain yang harus kita hormati. Kekerasan terhadap isu pluralisme atas nama agama tidak dibenarkan. Alqur’an mengakui perbedaan tersebut tanpa harus melebur agama-agama menjadi satu karena mereka berbeda dalam hal esensi tapi secara umum agama mengajarkan toleransi dengan pemeluk agama lain.

Sekian tuk summari kali ini..Wslm..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

GUSDUR DAN DEVIASI INTELEKTUALNYA


“Sosok Gusdur atau Abdurrahman Wahid adalah sosok yang kontroversial”, begitu orang-orang menyebut Gusdur pada umumnya. Sebenarnya yang membuat Gusdur kontroversi itu bukan karena gayanya yang terkesan ngawur dalam merespon sebuah fenomena tapi lebih pada aksi-aksi intelektualnya yang deviatif. Hal ini tidak salah dikarenakan backround gusdur yang kental dengan pesantren (Budaya Timur) dan piawai memahami pola-pola pemikiran dari barat.

Apa yang dilakukan Gusdur menurut hemat saya adalah sebuah langkah deviasi intelektual. Deviasi dalam ilmu bahasa khususnya dalam study kesusastraan itu adalah segala sesuatu yang diluar dari sistem yang ada, dalam hal ini Grammar/sistim/struktur. Deviasi sering diartikan melanggar grammar padahal sebenarnya deviasi itu sebuah alternatif diluar sistem yang membentuk makna tersendiri tanpa harus “mengejek” struktur atau melanggar hukum. Faktanya dalam banyak puisi ada begitu banyak expresi yang tidak sesuai grammar tapi membentuk sebuah makna yang indah. Begitupun juga dalam komunikasi sehari-hari kita umumnya menggunakan ekpresi “ungrammatical” tapi toh masih bisa dimengerti oleh lawan bicara. Ya begitulah kita bisa mengkiaskan hukum. Ini disebabkan hukum tak mampu 100% mewakili realitas makanya. Dalam sebuah wawancara di TV one bapak ketua Mahkamah Agung Mahfud MD berpendapat hukum memang sebuah hukum kita harus menghargai para pendahulu yang sudah merumuskan hukum tapi dalam penegakkan hukum dibutuhkan tidak saja rasio yang sejalan dengan hukum yang ada tapi juga hati yang jernih tuk memahami realitas yang sesungguhnya.

Hukum tidak membentuk intelektual namun menjaga keseimbangan intelektual. Banyak perkembangan intelektual yang tidak berasal dari hukum normatif yang ada, dalam konteks ini hukum yang dibuat oleh manusia. Contohnya hukum konvensional yang secara kultural jalankan dan terima bahwa jangan tidur telat biar besok pagi bisa berfikir jernih di sekolah, kantor ataupun di kampus. Tapi pada kenyataannya banyak karya-karya besar anak bangsa yang lahir dari tidak tidur cepat setiap malamnya. Fenomena tidak tidur cepat jika penting untuk dilakukan tidak melanggar konvensi cultural yang mengajarkan kita untuk tidur cepat setiap malam hari. Seperti kata papanya Rido Roma, bang haji roma irama dalam lagunya “begadang jangan begadang kalau tiada artinya begadang sih boleh saja asal ada perlunya” . Inilah salah satu bentuk deviasi. Deviasi yang menghasilkan sesuatu yang baru dan tidak merugikan pihak lain tidak ada salahnya. Konteks deviasi yang saya maksudkan disini yaitu terhadap hukum-hukum yang sudah dirumuskan oleh manusia tuk kemaslahatan bersama.

Begitulah sosok Gusdur dalam memutuskan sesuatu tidak ngawur tapi melalui pemikiran mendalam dengan dasar ilmu timur dan barat yang dimilikinya lalu diaplikasikan dalam masyarakat Indonesia yang sebagian besar hanya melek budaya timur. Saya tidak dalam posisi mendukung budaya barat karena banyak juga nilai barat yang saya tidak setujui yang bertentangan dengan budaya Indonesia. Ketika memberi pandangan tentang kasus penyanyi dangdut yang mempionirkan goyangan ngebor, sesungguhnya Gusdur sedang mensintesakan simbol-simbol budaya timur dan budaya barat, tudingan porno aksi terhadap Inul vs kepemilikan hak asasi oleh Inul. banyak yang berpendapat Gusdur pro Inul tapi sebenarnya dia tidak pro Inul dia hanya menghaturkan pendapatnya mengenai kasus Inul. Mungkin hal inipun disalah artikan Inul dengan berkesimpulan bahwa dirinya didukung oleh Gusdur sebagai tokoh nasional yang disegani. Inilah salah satu ciri budaya timur juga yaitu membanggakan “restu” dari seseorang yang secara strata terpandang di dalam masyarakatnya.

Gusdur tidak melanggar nilai-nilai budaya timur dengan berpandangan tidak melarang inul tuk bergoyang tapi dia mencoba mengintroduksi sebuah pemahaman tentang HAM di masyarakat Indonesia yang masih samar-samar. Skali lagi penegakkan hukum juga perlu hati nurani, tidak hanya rasionalitas belaka. Keseimbangan antara hati dan fikiran akan menghasilkan sebuah pandangan yang bijaksana tuk kehidupan masyarakat yang sangat kompleks.

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.