Summari Tafsir Al Misbah Mengenal Surah Al An An’Anm Episode 15 Ramadhan


Summari episode kali ini ada beberapa poin yaitu:

1. Penolakan umat nabi ibrahim dari kaumnya atas ajaran yang dibawanya. Bahkan nabi Ibrahin Alaihissalam mendapat ancaman dari orang-orang sesamannya waktu itu karena ajaran yang dibawa nabi Ibrahim sangat memukul telak ajaran-ajaran nenek moyang mereka yang telah lalu. Nabi Ibrahim mencoba meyakinkan bahwa ajaran yang dibawanya itu murni berasal dari Tuhan sedangkan ajaran nenek-nenek moyang mereka terdahulu itu buatan nenek moyang mereka sendiri yaitu berhala-berhala sembahan mereka. Nabi Ibrahim dengan berani atas ancaman bencana dari apa yang dikatakan orang-orang sekitarnya waktu itu bahwa nabi Ibrahim akan mendapat bencana dari tuhan-tuhan berhala mereka.

2. Ibrahim adalaj pionir ajaran tauhid diantara nabi-nabi itulah mengapa Ibrahimi disebut bapak nabi-nabi. Itu juga alasan mengapa setiap kita bersalawa kepada Rasulullah dalam sholat pasti menyebut juga sholawat atas nabi Ibrahim A.S. Nabi-nabi sebelumnya juga mengajarkan ajaran tauhid tapi tidak sejelas ajaran tauhid yang dibawa oleh Ibrahim.

3. Dalam hal rejeki atau karunia Allah tidak membedakan antara mahluk satu dengan mahluk lainnya. Jangankan manusia seeokor burungpun Allag beri bimbingan unutk mencari rejeki setiap harinya untuk kelangsungan hidup mereka. Sesungguhnya semua mahluk Allah mendapat petunjuk tinngal mereka yang memutuskan mau menerima atau tidak petunjuk yang diberikan oleh Allah.

4. Yakinlah bahwa segala sesuatu itu berdasarkan ketetapan Allah. Jika kita mendapatkan musibah atau cobaan hal yang pertama yang harus kita lakukan adalah mencari penyebab kenapa sehingga kita bisa terkena musibah tersebut, dalam hal ini bukan mencari kambing hitam tapi berusaha mencari hal-hal yang membuat kita bisa mendapatkan cobaan dari Allah, boleh jadi itu semua karena dosa-dosa kita selama ini.

5. Nalar hanya menguatkan apa yang hati yakini bukan sebaliknya. Hal ini mengindikasikan keterbatasan akal pikiran manusia. Karena keterbatasannya tersebut maka Allah cuma memerintahkan umatnya mengucapkan Alhamdulillah untuk menunjukkan rasa syukur. Karena sesungguhnya nikmat Allah apabila kita ingin memikirkannya dengan akal pikiran maka sesungguhkan akal pikiran kita tidak mampu menjangkau semuanya kecuali hanya sedikit.

6. Rasa aman adalah salah satu aspek fundamental dalam hidup. Dengan rasa aman seorang yang sakitpun bisa akan senang menjalani sakitnya sedangkan walapun kita sehat walafiat tapi tapi jauh dari rasa aman maka semuanya akan terasa hambar. Begitu pentingnya kita merasa aman dalam hidup ini. Salah satu cara untuk mendapatkan rasa aman yaitu menjauhi perbuatan dosa.

Sekian tuk summari kali ini..Wslm..

Salam Hangat,

Haeril Halim. Hasanuddin University Alum. ‘10 Grantee IELSP batch VI priode juni-agustus 2009 Ohio University, Athens, Ohio, U.S.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s